Review untuk HP 2133 Mini-Note PC
Berikut adalah review untuk produk besutan HP bernama HP 2133 Mini-Note PC. Test ini lumayan komprehensif dan teknis. Untuk singkatnya, bisa loncat ke kesimpulan disini.
Klik disini untuk membeli produk HP 2133 Mini-Note PC.
Ketika Anda berpikir tidak mungkin untuk menemukan laptop keren, baru, berukuran kecil dengan harga di bawah Rp 10 juta, HP menawarkan proposisi baru dengan 2133 Mini-Note nya yang baru. Laptop ultra mobile ini memiliki fitur layar 8,9 inci yang hebat, keyboard dengan ukuran terluas di kelasnya, hard disk besar, dan spesifikasi lainnya yang impresif. Apakah ini bisa menjadi mesin “road warrior” yang sempurna? Mari kita simak lebih lanjut.
HP 2133 Mini-Note PC
|

Spesifikasi HP 2133 Mini-Note PC (pre-produksi) yang kami terima adalah sbb:
- Operating System: Genuine Windows Vista Business, Genuine Windows Vista Home Basic 32, FreeDOS, or SuSE Linux Enterprise Desktop 10
- Processor: VIA C7-M ULV Processor (up to 1.6 GHz, 128 KB L2 cache)
- Chipset: VIA CN896NB and 8237S SB
- Memory: DDR2 SDRAM, 667MHz, one SODIMM memory slot, supports up to 2048MB
- Internal Storage: 120GB/160GB 5400 rpm SATA, 120GB/160GB 7200 rpm SATA with HP 3D DriveGuard; or 64GB Solid State Drive; optional 4GB PATA Flash Module with SuSE Linux
- Display: 8.9-inch diagonal WXGA (1280 x 768)
- Graphics: VIA Chrome 9
- Audio: High Definition Audio, stereos speakers, integrated stereo microphones, stereo headphone/line out, stereo microphone in
- Wireless support: Broadcom 802.11a/b/g, b/g, optional Bluetooth 2.0, HP Wireless Assistant
Communications Broadcom Ethernet Integrated Controller (10/100/1000) - Expansion slots: (1) ExpressCard/54 slot, Secure Digital (SD) slot
- Ports and connectors: (2) USB 2.0 ports, VGA, power connector, RJ-45/Ethernet, stereo headphone/line out, stereo microphone in, optional VGA webcam
- Input device: 92% full-sized keyboard, touchpad with scroll zone
- Software: HP Backup and Recovery Manager, Roxio Creator 9, Microsoft Office Ready 20078
Security Kensington lock, Symantec Norton Internet Security - Dimensions (H x W x D): 1.05 (at front) x 10.04 x 6.5 inches
- Weight: 2.63 lb (with 3-cell battery and 4 GB Solid State Drive, 3.23 lb with 6-cell battery and 160GB hard drive, 2.86 lb with 3-cell battery and 160GB hard drive.
- Power: 6-cell (55 WHr) or 3-cell (28 WHr) Lithium-Ion battery, 65W HP Smart AC Adapter with HP Fast Charge
- Warranty: Limited 1-year and 90-day warranty options available, depending on country, 1-year limited warranty on primary battery
Harga kisaran untuk HP 2133 Mini-Note mulai dari Rp 4,7 juta dengan prosesor 1 GHz dari VIA, 512MB RAM, 4GB PATA Flash dengan OS Linux, sampai dengan Rp 7,2 juta menggunakan prosesor 1.6GHz, 2GB RAM, hard disk 120GB (5400 rpm) dengan OS WIndows Vista Business.
HP juga menawarkan produk Mini-Note ini dengan kapasitas hard disk 160GB 7200 rpm (konfigurasi yang kami terima untuk ulasan), tapi harga masih belum ditetapkan pada saat penulisan. Tapi cukup aman untuk diasumsikan bahwa konfigurasi ini akan bernilai lebih dari Rp 7,2 juta. Untuk harga-harga, lihat disini.
Buatan dan Desain
HP 2133 Mini-Note memiliki desain yang menarik. Semua yang di kantor setuju kalau Mini-Note memiliki rangka yang kuat dan bentuk yang manis. Casing yang terbuat dari aluminium bercorak garis halus dan plastik ini sangat kokoh dan menyembunyikan bekas jari dengan baik. Bahan ini juga membuat Mini-Note ringan, hany sekitar 1,2 kg saja. Mini-Note memiliki tampang bisnis yang keren, meskipun ditargetkan untuk para mahasiswa dan pelajar juga. Sekali lihat, langsung tahu kenapa. Maksudnya, siapa yang tidak mau laptop kecil yang murah dan bisa dibawa keluar masuk kelas, terutama yang memiliki ukuran keyboard yang penuh.

HP tidak salah mendesain produk. Layar 8,9 inci WXGA terlihat sangat cantik dan mudah untuk dibaca. Namun, layar ini silau terkena pantulan cahaya karena lapisan proteksi. Mini-Note tidak berasa murahan. Saya tidak melihat ada bahan yang bengkok dan menikmati banyaknya fitur dan port di Mini-Note. Mini-Note juga menawarkan beberapa konfigurasi hard disk, yang mudah-mudahan akan membantu di bagian kinerja, mengingat Mini-Note menggunakan prosesor VIA C7-M ULV.

Seperti yang sudah diceritakan sebelumnya, keyboard Mini-Note hampir berukuran full. Besarnya 90% dari ukuran penuh, sangat impresif mengingat ukuran laptop yang kecil ini. Mengetik di Mini-Note beraasa nyaman dibandingkan dengan Asus eee PC. Tapi touch pad berasa sedikit janggal, terutama penempatan tombol klik kiri dan kanannya. Seperti yang bisa dilihat dibawah, Mini-Note memiliki lampu power dan switch wi-fi yang berubah dari biru ketika menyala, menjadi oranye ketika mati.
![]() |
![]() |
Kalau sebagian konsumen kecewa karena Mini-Note tidak memiliki drive DVD, namun ini adalah satu fitur yang ditukar dengan desain yang kecil. Sebenarnya tidak banyak ruang tersisa di dalam Mini-Note. Foto dibawah terlihat ruang kosong yang tersisa hanyalah tempat untuk hard disk dan slot ExpressCard.

Berikut adalah video perkenalan singkat untuk HP 2133 Mini-Note:
Layar
Dibandingkan dengan layar-layar sub-notebook lainnya dengan harga dibawah Rp 10 juta, layar HP 2133 Mini-Note lebih dari cantik. Kebanyakan notebook yang kami ulas (terserah dengan harga berapa dan ukuran apapun) akan beruntung untuk memiliki layar seperti ini. Kontrasnya sangat baik, lampu belakang juga terlihat rata dan tidak ada blobor dibagian sisi, warna-warna juga kuat dan tajam dengan sudut pandang yang cukup luas.
Resolusi 1280 x 768 juga fantastis dengan ukuran layar yang cukup kecil ini. Tulisan terlihat sedikit kecil, tapi ini hal yang sepele mengingat Anda dapat menampilkan halaman web yang lengkap seperti semestinya.
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Satu-satunya isu yang menjadi kekhawatiran dalam layar ini adalah penggunaan lapisan proteksi yang mengkilap. Meskipun lapisan ini memberikan proteksi tambahan untuk layar, namun efek samping dari lapisan ini adalah refleksi yang cukup terasa. Bukan layar glossy yang seperti umumnya, namun lapisan glossy di atas layar.
Ketika melihat ke layar, mata kita secara natural akan bergeser fokusnya untuk melihat tampilan dilayar dan apa yang terpantul di lapisan mengkilap ini. Ini bisa menyebabkan mata berasa capek dan sakit kepala ketika melihat layar seperti ini. Saya sebenarnya merasa sedikit sakit kepala ketika menggunakan laptop ini setelah kurang dari 2 jam.
Berikut adalah beberapa contoh gambar yang mengilustrasikan pantulan di Mini-Note ini:
![]() |
![]() |
Pantulan di layar dalam ruangan gelap tidak terlalu terasa, tapi untuk kebanyakan pengguna, biasanya tidak berada dalam ruang yang gelap, kecuali ketika menonton film. Kalau Anda tidak terlalu sensitif terhadap pantulan ini, maka layar ini sangatlah cantik ketika dilihat langsung dari depan.
Keyboard dan Touchpad
Keyboard Mini-Note sangat baik. Untuk singkatnya, keyboard terbaik yang pernah kami lihat di laptop kecil. Tuts atau tombok di keyboard diwarnai silver dan sangat halus terasa. Tidak ada rasa tekstur di keyboard ini. Yang terbaik adalah ukurannya yang besar. Maksudku, ukurannya hampir penuh, jadi menulis dokumen dengan keyboard ini sangat mudah. Tidak ada masalah mengetik karena menekan tombol yang salah. Saya tidak melihat tanda-tanda rinki dan sangat menyukai tombol-tombol yang ukuran penuh, kecuali beberapa. Seperti tombol tilda dan nomer satu berasa agak kecil dibandingkan dengan yang lainnya, memberikan kesan aneh. Tombol spasi juga berasa sedikit kecil dibandingkan dengan yang lainnya.

Touchpad-nya berasa aneh. Kadang reaksinya agak lambat, tapi mudah untuk digerakkan. Tombol klik kiri dan kanan menggangu. Lokasi tombol ini disamping kiri dan kanan touchpad, dan membutuhkan sedikit waktu untuk terbiasa. Saya kadang lupa sedikit memencet tombol apa. Area untuk telapak perlu sedikit lebih besar, jadi tombol-tombol bisa dipindahkan kebawah touchpad seperti di eee pc. Tombol diatas touchpad berfungsi untuk mematikan touchpad, mudah digunakan ketika mengetik.

Ports Input dan Output
Tentunya, kompromi kecil yang harus diambil dengan bentuk yang ultra-mobile ini adalah tidak mungkinnya mengakomodasi semua port standar di laptop ukuran besar. HP berhasil mengakomodasi cukup banyak port. Berikut port-port tsb:
- 1x ExpressCard/54 slot
- Secure Digital (SD) card reader
- 2x USB 2.0 ports
- VGA out
- Power connector
- RJ-45/Ethernet
- Stereo headphone/line out
- Stereo microphone/line in
Berikut tur singkat HP 2133 Mini-Note:

Tampak depan: Tombol power, status hard disk, switch Wi-Fi.

Tampak belakang: Tidak ada port sama sekali, cuman engsel dan batere.

Tampak kiri: VGA, ventilasi, USB 2.0 port, microphone in, headphone out.

Tampak kanan: ExpressCard/54 slot, SD card reader, USB 2.0 port, Ethernet, power connector, dan slot keamanan.
Kinerja dan Hasil Test
Setelah buatan yang hebat dan desain yang menarik, ekspektasi untuk HP 2133 Mini-Note adalah kinerja yang hebat juga. Sayangnya, kinerja adalah area dimana Mini-Note sedikit kekurangan.
Diatas kertas, prosesor 1m6 GHz VIA C7-M semestinya memberikan kecepatan yang sangat baik untuk tugas-tugas komputasi yang umum. Dalam kenyataannya, halaman web muncul sedikit lambat, pekerjaan paralel berasa lambat sekali, dan banyak aplikasi yang haus kekuatan prosesor seperti Photoshop atau software untuk encode video, tidak menyukai prosesor VIA ini.
Test sintestis standard kami juga tidak mudah dijalankan di prosesor VIA atau grafis VIA Chrome 9. Meskipun test ini tidak selalu memberikan ukuran yang akurat dari kinerja sebenarnya, test ini memberikan perbandingan yang baik dengan laptop-laptop lainnya di pasaran.
Meskipun hasil test tidak “buruk”, namun tidak terasa terlalu hebat juga mengingat harga Mini-Note ini diatas Rp 7,2 juta. Mari kita lihat hasil testnya.
PCMark05 menghitung kinerja sistem secara keseluruhan (skor semakin tinggi, semakin baik)
| Notebook | PCMark05 Score |
| HP 2133 Mini-Note (1.6GHz VIA C7-M ULV) | 801 PCMarks |
| HTC Shift (800MHz Intel A110) | 891 PCMarks |
| Asus Eee PC 4G (630MHz Intel Celeron M ULV) | 908 PCMarks |
| Asus Eee PC 4G (900MHz Intel Celeron M ULV) | 1,132 PCMarks |
| Everex CloudBook (1.2GHz VIA C7-M ULV) | 612 PCMarks |
| Sony VAIO TZ (1.20GHz Intel Core 2 Duo U7600) | 2,446 PCMarks |
| Fujitsu LifeBook P7230 (1.2GHz Intel Core Solo U1400) | 1,152 PCMarks |
| Sony VAIO VGN-G11XN/B (1.33GHz Core Solo U1500) | 1,554 PCMarks |
| Toshiba Portege R500 (1.2GHz Intel Core 2 Duo U7600) | 1,839 PCMarks |
Perbandingan tes prosesor menggunakan wPrime (skor semakin rendah, semakin baik):
| Notebook / CPU | wPrime 32M time |
| HP 2133 Mini-Note (Via CV7-M ULV @ 1.6GHz) | 168.697 seconds |
| Asus Eee PC 4G (Intel Celeron M ULV @ 630MHz) | 289.156 seconds |
| Asus Eee PC 4G (Intel Celeron M ULV @ 900MHz) | 200.968 seconds |
| Everex CloudBook (VIA C7-M ULV @ 1.2GHz) | 248.705 seconds |
| Fujitsu U810 Tablet PC (Intel A110 @ 800MHz) | 209.980 seconds |
| Sony VAIO VGN-G11XN/B (Core Solo U1500 @ 1.33GHz) | 124.581 seconds |
| Sony VAIO TZ (Core 2 Duo U7600 @ 1.2GHz) | 76.240 seconds |
| Dell Inspiron 2650 (Pentium 4 Mobile @ 1.6GHz) | 231.714 seconds |
Perbandingan hasil 3DMark06 untuk kinerja grafis (skor tinggi lebih baik):
| Notebook | 3DMark06 Score |
| HP 2133 Mini-Note (1.6GHz VIA C7-M ULV, VIA Chrome 9) | 93 3DMarks |
| Averatec 2575 (2.2 GHz AMD Turion 64 X2 TL-64, ATI RS690T) | 377 3DMarks |
| Dell Inspiron 1525 (2.0GHz Intel T7250, Intel X3100) | 545 3DMarks |
| Sony VAIO NR (1.5GHz Intel Core 2 Duo T5250, Intel X3100) | 504 3DMarks |
| Dell XPS M1530 (2.20GHz Intel T7500, Nvidia 8600M GT 256MB) | 4,332 3DMarks |
| Dell Inspiron 1520 (2.0GHz Intel T7300, NVIDIA 8600M GT) | 2,905 3DMarks |
| Dell XPS M1330 (2.0GHz Intel Core 2 Duo T7300, NVIDIA GeForce Go 8400M GS 128MB) | 1,408 3DMarks |
| Samsung Q70 (2.0GHz Core 2 Duo T7300 and nVidia 8400M G GPU) | 1,069 3DMarks |
| Asus F3sv-A1 (Core 2 Duo T7300 2.0GHz, Nvidia 8600M GS 256MB) | 2,344 3DMarks |
| Alienware Area 51 m5550 (2.33GHz Core 2 Duo, nVidia GeForce Go 7600 256MB | 2,183 3DMarks |
| Fujitsu Siemens Amilo Xi 1526 (1.66GHz Core Duo, nVidia 7600Go 256 MB) | 2,144 3DMarks |
| Samsung X60plus (2.0GHz Core 2 Duo T7200, ATI X1700 256MB) | 1,831 3DMarks |
| Asus A6J (1.83GHz Core Duo, ATI X1600 128MB) | 1,819 3DMarks |
| HP dv6000t (2.16 GHz Intel T7400, NVIDA GeForce Go 7400) | 827 3DMarks |
Hasil test kinerja hard disk menggunakan HDTune:

Faktor lain yang patut dipertimbangkan adalah penggunaan sistem operasinya. Mesin pre-produksi kami menggunakan Windows Vista Business, dan seperti kebanyakan laptop yang menggunakan Vista, kinerja akan turun sebagai hasilnya. Berikut video singkat membandingkan waktu diperlukan untuk memulai HP Mini-Note Vista dan Asus eee PC dengan XP.
Meskipun Anda bisa mendebat keputusan kami untuk membandingkan laptop dengan OS Vista dan laptop dengan OS XP, ini adalah perbandingan yang valid mengingat ini mendemonstrasikan apa konsumen akan rasakan ketika baru membeli produk ini.
Audio
Kinerja speaker Mini-Note cukup superior dibandingkan dengan notebook lainnya dalam kelas yang sama. Audionya sangat baik untuk menonton video clip singkat atau untuk konferensi web, dan juga cukup kuat untuk mendengarkan music atau film panjang tanpa distorsi suara.

Tentunya, untuk kinerja audio terbaik, patut menggunakan speaker eksternal atau headphone.
Panas dan Suara
Prosesor ULV (Ultra Low Voltage) keluaran VIA dalam HP 2133 Mini-Note ini menghasilkan panas yang cukup banyak daripada prosesor ULV lainnya. Pengambilan temperatur diluar rangka aluminium dan plastik bisa mencapai suhu 43 derajat Celcius di beberapa lokasi dan Mini-Note berasa tidak nyaman untuk dipegang setelah lebih dari 30-45 menit penggunaan intensif.
Kipas pendingin berjalan dengan kecepatan penuh setiap saat dan jelas berusaha keras untuk menekan suhu. Kebanyakan, suara kipas hanya terdengar di tempat yang sunyi, tapi kalau Anda bekerja di kantor yang relatif sunyi atau di dalam kelas, bersiaplah untuk mendapatkan komplen dari sesama pekerja atau pelajar disekeliling Anda.
Berikut adalah pembacaan suhu dari HP 2133 Mini-Note (dalam derajat Fahrenheit) diambil dalam kantor bersuhu ruang 24 derajat Celcius. Konversi Fahrenheit ke Celcius sbb:
117 F = 47 deg C
110 F = 43 deg C
100 F = 38 deg C
90 F = 32 deg C
![]() |
![]() |
Batere
Secara keseluruhan, HP 2133 Mini-Note melakukan pekerjaan yang baik dalam hal manajemen listrik. Menggunakan Mini-Note terkoneksi ke jaringan Wi-Fi dan melihat-lihat web dengan setting power yang “balanced/imbang” dan layar 50% terangnya, kami mendapatkan ketahanan batere 2 jam dan 15 menit menggunakan batere standar 3-cell. Menggunakan setting yang sama, kami mendapatkan 4 jam dan 11 menit dari bater 6-cell.
Singkatnya, Mini-Note menjadi pendamping mobilitas tinggi dengan batere besar. Hal negatif satu-satunya menggunakan batere besar adalah ukurannya, membuat laptop menjadi lebih berat dan besar. Tapi untungnya, justru memberikan sudut ergonomis yang baik ketika mengetik.
![]() |
![]() |
HP 2133 Mini-Note PC
|
HP 2133 Mini-Note merupakan salah satu laptop kecil yang terbaik yang pernah kami lihat. Sayangnya, desain dan fitur yang baik dikurangi oleh prosesor grafis yang lambat dan harga yang cukup tinggi.
Meskipun berkinerja grafis rendah, HP 2133 Mini-Note tetap sebuah mesin yang hebat dan sangat cocok untuk pelajar, mahasiswa, guru dan profesional bisnis yang mobile.
Pros
- Notebook 8.9 inci yang paling menawan yang pernah dilihat
- Buatan yang berkualitas dan kokoh
- Keyboard yang sangat baik
- Slot ExpressCard memberikan kemampuan ekspansi yang baik
- Pilihan konfigurasi yang berbeda
Cons
- Grafis VIA tidak mendukung kinerja baik
- Windows Vista terlalu berat untuk dijalankan menggunakan grafis VIA
- Lokasi yang aneh untuk posisi tombol klik kiri dan kanan
- Layar terlalu silau karena pantulan dari lapisan proteksi tambahan
- Casing aluminium dan plastik cukup berasa panas
- Harga sedikit kemahalan untuk apa yang Anda dapatkan
Reference: notebookreview.com
Posted: June 10th, 2008 under Dissected, Review, Sub Laptop, Sub Notebook, UMPC.
Tags: 2133, hp, mini-note, Review, via processor
Comments
Comment from Victor
Time June 14, 2008 at 12:32 pm
barusan nyoba ini di Pameran FKI, keyboardnya sangat nyaman karena besar (malah kesannya oversized ya dibanding bodynya yang ramping)
cuman rasanya kurang responsif ya..tiap klik di icon aplikasi selalu “disambut ramah” sama hour-glass..even klik Notepad sekalipun
Comment from and bin tek
Time August 25, 2008 at 10:56 am
aku benar2 awam soal teknologi.
cuma mau kemudahan, kemurahan dan keringanan berat kalau ditetenteng.
Nah… kalau dibandingkan dengan acer aspire one A150 Blue???
Dari segi harga murahan acer…. 4.650.000
Dari segi berat, ringanan acer ….1 Kg
Nah dari segi kecanggihan (Kecepatan, Ketahanan battery, Kemampuan multitasking, Kelengkapan accesories mis optical drive, blue tooth dll) mana yang lebih unggul. Tolong jawabannya cepat yach…. dah kebelet mo beli.
Thanks a lot













Comment from tessa
Time June 12, 2008 at 4:20 am
kemaren ini gw beli di umpchouse yang ada di plasa semanggi. sempet tergoda jg sama produk umpc laennya yang ada di toko. tapi karena temen rekomendasiin hp 2133, jadi akhirnya beli yang ini. saya ada pertanyaan neh, gimana yah caranya utk recovery windows? siapa tao aja butuh nantinya, soalnya ngga ada CD/DVD recovery dalam box-nya. Info info dong… thenx.