Raon Digital Vega, Review Produk “Si Mungil yang Berdaya Tahan Lama”
Pertama Kenalan
Saya melihat produk Vega dari Raon Digital pertama kali di sebuah pameran internasional di Taipei, Taiwan. Saya langsung impressed karena bentuknya yang mungil, tapi bisa menjalankan sistem operasi Windows XP. Sang pemilik, Marketing Director dari Raon Digital, meminjamkan kepada saya untuk dicoba beberapa saat.
Semenjak itu, produk Vega sudah masuk ke pasaran di Amerika dan negara-negara Eropa sebagai komputer terkecil di dunia (yup, bahkan lebih kecil daripada Sony UX) dengan kategori batere terawet.
Spesifikasi
Vega menggunakan prosesor AMD Geode LX800 (kecepatan 500 MHz), memory utama sebesar 512 MB dengan kecepatan PC3200/DDR400, hard disk Toshiba sebesar 30 GB (tipe 1.8″, 4200 RPM) dan sistem operasi Windows XP Home.
Dengan spesifikasi ini, tampaknya Vega tidak memiliki piranti cukup canggih untuk bekerja secara serius. Tapi looks can be deceiving, alias penampilan bisa menipu. Meskipun spesifikasi terdengar rendah, Vega lebih dari mampu untuk menjalan produk-produk Microsoft seperti Office 2003. Menurut review yang telah dilakukan sebelumnya, Vega mampu menjalankannya dengan cukup snappy alias cepat.
Kelebihan-Kelebihan Vega
Menurut saya, kelebihan Vega terletak di 2 hal:
(1) Ukuran & beratnya
(2) Ketahanan baterenya
Sebagai komputer terkecil di dunia, Vega dengan mudah digenggam oleh satu tangan. Membuatnya ideal untuk dibawa kemana-mana. Beratnyapun paling ringan (350 gr atau 480 gr, tergantung pakai batere compact atau standar) di antara semua komputer yang ada di pasaran, termasuk kategori UMPC.
Ketahanan baterenya termasuk luar biasa, dibandingkan dengan semua UMPC yang ada. Kenapa tidak, menggunakan batere standarnya, Vega mampu bertahan selama 6 jam dalam penggunaan yang biasa. Untuk nonton video, bisa sampe 5 jam!
Kekurangan Vega
Banyak sekali umat manusia yang menggunakan WiFi untuk konek ke internet dan Bluetooth untuk kepentingan lainnya seperti transfer file-file, konek ke internet, dll. Sayangnya, Vega hanya memberikan WiFi USB di dalam kotak produk. Pengguna Bluetooth harus membeli Bluetooth USB secara terpisah.
Sasaran Pasar
Menurut Raon Digital, target market dari produk ini adalah para pengguna yang kerap berada di luaran, seperti:
(1) Pelajar
(2) Pelaku bisnis
(3) Guru
(Dan kalo saya boleh tambahkan, cocok juga untuk pengguna yang sering terjebak di macet)
Menurutnya juga, area berikut akan mendapatkan keuntungan berarti dari produk Vega, seperti:
(1) Kesehatan
(2) Institusi pendidikan
(3) Badan keuangan (forex/stok)
(4) Pabrik dan pekerja lapang
(5) Jaringan di rumah
Mengutip perkataan dari Marketing Director ini, “siapapun yang memerlukan fungsi PC selama seharian dalam kemasan produk yang kecil, akan sangat menghargai tawaran produk Vega.”
Kesimpulan
Vega memang produk yang unik. Kategori terkecil dan teringan disabet Vega. Memerlukan alat tambah external untuk Bluetooth, tapi daya tahan batere luar biasa sebagai PC yang bisa on seharian. Ideal untuk pengguna aplikasi kantor dan internet (email, browsing).
Posted: March 30th, 2007 under Review, UMPC.
Tags: raon digital, vega